Ya, anda tak salah lihat. Peringkat dua di Serie A saat ini adalah AS Roma, my favourite team ever di Liga Italia. Kalau dilihat di awal-awal musim padahal sangat terlihat jomplang antara AS Roma dengan Inter Milan, Inter Milan dengan pemain-pemain bintang non Italianya berhasil jauh meninggalkan pesaing-pesaingnya seperti AS Roma, Fiorentina, Juventus dan AC Milan. Semua prediksi sudah memastikan Inter Milan bakal merebut scudetto musim ini. Hal tersebut berlaku sampai paruh musim Serie A.
Jika kita melihat perjalanan AS Roma dari awal musim sangatlah terseok-seok. Minim pemain bintang, minim pemain baru, skuad musim ini bisa dibilang sama dengan musim lalu, yang dengan mengenaskan finish diluar peringkat 4 liga Itali. Sempat menggebrak di awal musim dengan mengalahkan klub kecil Eropa dengan skor telak 7-1, Roma diprediksi akan meramaikan persaingan merebut scudetto Liga Italia musim ini. Tapi tak disangka-sangka, performa Roma sangat buruk sekali, seri dan kalah menjadi langganan AS Roma berminggu-minggu, sehingga Roma sering menjadi langganan papan tengah Serie A. Hantu cidera pun sangat sering mendatangi pemain As Roma, terutama El Capitano, Fransesco Totti, yang merupakan roh dari permainan Roma. Hal ini diperparah dengan keluarnya Allenatore Roma Luciano Spalletti yang sangat disayangkan oleh beberapa pihak. Penggantinya adalah Claudio “The Tinkerman” Ranieri yang track recordnya cukup lumayan bagus, pernah menangani Chelsea dan Juventus, dan dia juga penggemar AS Roma.
Era AS Roma di bawah The Tinkerman ternyata mulai menunjukkan hasil. Ditambah dengan masuknya pemain pinjaman veteran Italia, Luca Toni, membuat AS Roma mempunyai banyak alternatif serangan di depan. Semakin dewasanya Jeremy Menez, yang sering diprediksi the Next Zidane, membuat AS Roma mempunyai alternatif winger. John Risse yang kerap membantu serangan pun kerap menyumbangkan gol-golnya dengan sepakan khas kaki kirinya. Kemenangan demi kemenangan didapat oleh AS Roma, sampai waktu artikel ini dibuat, sejak Februari 2010, Roma adalah tim yang tak pernah kalah di Serie A. Tersingkir di Piala Eropa ternyata menguntungkan bagi AS Roma karena meningkatkan konsentrasi dalam perebutan scudetto dan coppa italia. Hal ini berujung dalam membaiknya posisi AS Roma dalam klasemen Serie A. Sampai saat ini, ada tiga tim yang diprediksikan akan merebut scudetto, AS Roma, AC Milan, dan Inter Milan.
Kemenangan AS Roma pada pertandingan melawan Inter Milan pada hari Minggu dini hari (28-3-2010) pun seolah menjadi bukti bahwa Roma tidak bisa dipandang sebelah mata dalam menjadi saingan Inter merebut scudetto musim ini. Ya menang, anda tidak salah baca. Tim pas-pas an seperti Roma bisa menang melawan tim bertabur bintang seperti Inter adalah seperti sebuah mimpi. Dua gol dari Danielle De Rossi, Future El Capitano, dan dari Luca Toni cukup untuk membungkam Inter Milan. Ironisnya, yang mencetak gol ke gawang Inter Milan adalah pemain Italia asli, seolah-olah mengingatkan Inter Milan-sebuah klub Italia- bahwa pemain Italia juga tidak kalah bagusnya dengan pemain Bintang dari negara lain (saya adalah tifosi Italia juga). Ironi yang lain, terdapat pemain pinjaman dari Inter Milan, Nicolass Burdisso-yang dipinjamkan ke AS Roma karena dianggap errorprone-bermain cukup solid dibelakang bersama Juan. Berikut adalah player rating dari goal.com
Sebuah artikel yang cukup menarik saya temukan di situs goal.com yaitu mengenai Five Famous Scudetto Clashes From Recent Years. Intinya adalah 5 pertandingan musim terakhir antara tim pesaing scudetto yang secara “kebetulan” pemenang dalam pertandingan itu keluar sebagai pemenang scudetto musim tersebut. Musim ini, AS Roma melawan AC Milan sempat kalah 1-2 di awal musim dan seri 0-0, melawan Inter Milan sempat seri di awal musim dan menang 2-1. Apakah AS Roma mampu melanjutkan sejarah seperti pada artikel di goal.com tersebut? Apakah AS Roma mampu mewujudkan mimpi untuk merebut scudetto dari tangan Inter? Prediksi saya AS Roma akan terus melaju karena pertandingan tersisa dari AS Roma hanyalah melawan tim-tim kelas dua Serie A, exceptional : Sampdoria. Tapi itu diatas kertas, untuk di atas lapangan, mari kita bersabar menunggu saja dalam 7 pertandingan terakhir Liga Italia…
FORZA AS ROMA!!




2 comments
Comments feed for this article
29/March/2010 at 4:04
alvan alvian
Ulasan yg bagus gan..
Dengan begini Serie-A makin seru, ga kayak 4 tahun sebelumnya dimana Scudetto sudah dipastikan semenjak paruh musim..
:p
For Jose Mourinho : Udah cukup Om nge-voor nya, nanti kebablasan loh..
29/March/2010 at 4:08
alvan alvian
Mudah2an Inter bisa mengubah mitos 5 tahun tersebut..