Tulisan ini dibuat ketika saya berada di kondisi terbosan di kantor saya.

 

Kali ini gw akan menulis mengenai kendaraan-kendaraan roda dua yang setia menemani gw dari saya kecil sampai sekarang dan berbagai kisah unik yang menyertai mereka.

 

astrea-800 images Kita mulai dengan kendaraan saya semasa kecil, sekitar jaman SD sampai SMP. Kendaraan tersebut adalah Honda Astrea 800. Foto diatas hanyalah ilustrasi, Astrea gw jauh lebih buruk kondisinya. Modifikasi yang gw lakukan adalah mencopot wingnya dan menggantinya dengan jok custom agar terlihat lebih gahar. Dengan motor ini lah gw bisa mahir menggunakan motor non kopling. Dengan motor ini gw bisa mengajari adik dan sepupu gw naik motor, bahkan gw dan sepupu gw pernah jatuh naik motor ini, tapi gw tidak kenapa-kenapa karena gw mendarat diatas sepupu gw ketika jatuh, hihi.

 

Sampai suatu saatnya datanglah motor baru dan motor ini pun dijual. Motor baru itu adalah…

 

Suzuki_FXR150 motor-sport_SUZUKI_FXR150.jpg

Yak, Suzuki FXR 150, wew. Datang-datang dianterin diatas mobil pikup. Begitu gw ngeliatnya, ini motor apa pula, mimpi apa gw semalam bisa punya motor ini. Kebetulan ini adek gw yang milih, dia dilema antara dua pilihan, kalau nggak motor ini ya Honda NSR SP, tapi karena kami cinta lingkungan, dan Suzuki FXR sudah 4 tak, maka pilihan pun jatuh kepada motor bandel namun ramah lingkungan ini. Motor ini pun jatuh ke tangan gw dari adek gw pas gw Kuliah diBandung, sudah banyak kisah yang kita lalui bersama. Dari pertama kali gw belajar kopling pake motor ini, sampe jatuhin motor ini di pasar Ciplak gara2 lupa gw standarin dan waktu itu gw ngantuk. Lalu ada cerita dimana gw ribut sama salah satu geng motor di Bandung, sampai gw nabrak mobil parah untuk pertama kalinya. Pokoknya ga terhitung sudah berapa cewe yang gw tebengin pake motor ini. Sudah berapa nyawa gw bisa lewat waktu gw ngebut pake motor ini, top speed 150km/jam di pasopati, max speed?ga tau soalnya spidometernya digital, hehe. Gw rasa terjadi perubahan dibentuk lengan gw setelah 3 tahun naik nih motor, tampak lebih berotot.

 

Sampai saatnya adek gw ikutan kuliah di Bandung dan kita berdua perlu kendaraan roda dua untuk gampang beraktifitas, maka si fixer biru ini ditemani oleh …

 

sx125_spoke_master

Yup, that’s the new member of family, Honda Supra X 125. Motor ini sudah mendukung gw sampai saat gw selesai kuliah. Motor ini jadi motor pelapis fixer gw kalau dia kenapa-kenapa, seperti ban pecah, body rusak, diinepin di bengkel. Karena motor ini dalam kehidupan nyatanya tidak begitu efektif, maka akhirnya motor inipun dipulangkan ke Jakarta. Sepulangnya motor ini di Jakarta, Kakak gw, cewe, pun mengganti motor suprax ini menjadi…

 

pop-pink_b

Yak, lagi jaman-jamannya motor matik, maka pilihanpun jatuh ke Honda Beat. Sensasi naik motor ini beda amat dari motor-motor gw sebelumnya, kaki bener-bener dimanjakan, jari2 tangan aja yang bakalan berotot karena total kendali di jari-jari tangan aja. Gw kira nih motor pelan, setelah gw pol gasin, NGERI banget, bukan gara-gara kencengnya, tapi  gara-gara gw takut ga bisa ngeremnya, maklum lah Cakramnya cuma satu di depan doang, kecil pula, kalau dibandingkan dengan si fixer yang cakram depan belakang, jarak pengereman jelas lebih jauh. Sampai sekarang nih motor terus gw pake jalan-jalan keliling komplek beli makanan dan lain-lain. Agak malu juga sih badan gede kayak gw naek motor kecil matik, PINK pula, hehehe.. Sekarang berarti di rumah ada 3 motor, si Fixer udah gw pulangin dari Bandung ke Jakarta make Innova (muat loh).

 

Eh tunggu dulu, kayaknya kelupaan lagi satu motor deh, yap inilah motor teranjis-anjis yang pernah gw naikin. Dia adalah …

 

k1100lt1 4018_0_1_2_k 1100 lt se_Image credits - Jacques Declercq 

BMW K1100LT. Kenapa teranjis-anjis, soalnya nih motor over segalanya. Dari Body oversize, overcc, cakram dobel di depan, ada ABS, swing arm cuma megang satu di roda belakang, ada radio, dan wiper windshield depan, dan tentunya overweight. Sialnya gw ga pernah make nih motor keluar, soalnya takut jatuh, gw sendiri aja ga mampu berdiri tegak pake ni motor (dilengkapi standar darurat), kebayang kalau lampu merah lama, haha. Bokap gw aja kalo make mau mundur nyuruh-nyuruh gw ama adek gw buat narikin, hehe. Ribet mode on banget. Tapi kalau dipake touring pasti motor ini pas banget, joknya nyaman banget, ditambah dari BMWnya dikasi helm touring Arai.

 

 

Demikian kisah motor-motor gagah dan cantik yang menghiasi kehidupan saya. Untuk Astrea, semoga dirimu bisa digunakan dengan baik oleh tukang ojek di Cipinang. Untuk Karisma, semoga dirimu tidak digunakan balap-balapan sama anak kuliahan yang menjadi majikanmu sekarang. Untuk FXR dan BMW, aku berjanji akan menghidupkan kalian lagi!!!! FXR kemungkinan bisa dalam bulan-bulan ini, tapi BMW, mungkin dalam tahun-tahun ini. :)

Ya, saya akan mencoba menarik sebuah fakta dari tiga kompetisi sepakbola terbesar di Eropa, yaitu Italia, Spanyol, dan Inggris. Jika melihat dari dulu hingga sekarang, sepakbola di 3 negara tersebut tidak ada matinya, dari fasilitas sepakbolanya, permainannya, sampai ke pemain-pemain Bintang yang tersebar di ketiga negara tersebut. Bahkan kalau ada anggapan bahwa pemain sebagus apapun tidak akan berkembang kalau tidak pernah merumput di tiga negara ini.

Musim kali ini, musim 2010/2011, terdapat kejadian-kejadian yang menarik di awal dan paruh musim. Contohnya di Inggris dan Spanyol, Christiano Ronaldo menjadi pemain termahal sedunia ketika dibeli Real Madrid. Real Madrid menjadi klub yang dinanti-nanti baik oleh fansnya atau fans lawannya karena semua penasaran dengan komposisi pemain Bintangnya. Selain Ronaldo, ada juga Kaka, bintang AC Milan dan bintang Brazil pun diboyong ke Madrid. Rival utamanya, Barcelona? Tentunya tetap menjadi unggulan dengan menambah senjatanya dengan Striker kelas dunia Ibrahimovic. Messi? Tetap ditunggu-tunggu pastinya.

Di Inggris, Manchester United yang kehilangan Ronaldo terpaksa mengedepankan Nani sebagai sosok pengganti Ronaldo, tentu dengan Wayne Rooney sebagai striker yang sangat mematikan di depan. Klub sekotanya Manchester City, setelah kebanjiran uang, dengan gila-gilaannya membeli pemain Bintang dengan mengandalkan Carlos Tevez sebagai pemain Bintangnya. Rival utama MU, Arsenal tetap mengandalkan pemain-pemain muda berbakatnya, dengan pemain Bintang seperti Cesc Fabregas dan Theo Walcott. Chelsea, dengan pelatih Italia, dan komposisi pemain Bintangnya diharapkan dapat meraih titel liga inggris setelah sebelumnya puasa gelar. Begitu juga dengan Liverpool (yang ini saya kurang tahu awal2nya).

Di Liga Itali, Inter, raksasa Italy dan juara Italy berturut-turut, sama halnya dengan Madrid dan Chelsea, memiliki komposisi pemain Bintang yang bersinar, contoh halnya seperti Etoo yang baru pindah dari Barcelona, Sneidjer, Diego Milito, Quaresma tampil cukup meyakinkan pada awal dan paruh musim dengan tidak pernah bergeserpun dari posisi 1 klasemen. AC Milan yang harap-harap cemas setelah ditinggal Kaka mengedepankan Ronaldinho yang berangsur-angsur membaik ke penampilan terbaliknya. Dengan Beckham sebagai status pemain pinjaman, dan Pato sebagai pemain muda berbakat, Milan menjadi salah satu kandidat kuat scudetto. AS Roma, sangat berbalik dengan klub-klub yang saya sebut diatas, dengan komposisi pemain seadanya, dan kondisi dana yang minim, AS Roma cukup pede dengan mengandalkan pemain-pemain lama seperti Fransesco Totti dan Mirko Vucinic. Sistem meminjam pemain bagus yang tidak dipakai di bekas klubnya menjadi target AS Roma. Luca Toni dan Nicholas Burdisso adalah pemain-pemain yang cukup bersinar.

<masih kuat baca? lanjut….>

Sekian paragraf pembukaan dari postingan kali ini (banyak juga yah). Musim kompetisi sepakbola kali ini pun sudah mendekati akhir, kira-kira kurang dari 7-8 pertandingan tersisa yang akan menentukan siapa juara Italy, Inggris, atau Spanyol. Dalam 2 minggu belakangan ini, saya melihat fenomena yang cukup menarik. Di Liga Inggris, Manchester United tergeser dari tahta liga Inggris sementara setelah kalah dari Chelsea. hari Sabtu minggu kemarin, Barcelona menjungkalkan Madrid secara langsung 2-1 dan secara otomatis menjadi pemegang tahta liga Spanyol sementara. Minggu kemarin AS Roma berhasil menjungkalkan Inter dengan skor 2-1, sekarang AS Roma memegang tahta sementara Serie A setelah Inter seri melawan Fiorentina. Ya, dalam 2 minggu terakhir, posisi 1 di 3 kompetisi negara tersebut berpindah posisi dengan posisi 2 nya. Dalam 7-8 pertandingan terakhir ini kita akan disuguhi oleh kejar-kejaran antara 2-3 posisi teratas di setiap kompetisi. Yang diuntungkan tentunya kita juga,  karena perebutan tahta liga Inggris, Italy, dan Spanyol belum bisa ditebak dari posisi klub-klub tersebut saat ini. Seperti kata saya sebelumnya, just wait and see.. Apakah Barcelona, Chelsea, dan AS Roma dapat mempertahankan posisinya sampai akhir kompetisi? Atau apakah rival-rival mereka dapat merebut tahta kompetisi bergengsi tersebut.. Just wait and see..

image 

Ya, anda tak salah lihat. Peringkat dua di Serie A saat ini adalah AS Roma, my favourite team ever di Liga Italia. Kalau dilihat di awal-awal musim padahal sangat terlihat jomplang antara AS Roma dengan Inter Milan, Inter Milan dengan pemain-pemain bintang non Italianya berhasil jauh meninggalkan pesaing-pesaingnya seperti AS Roma, Fiorentina, Juventus dan AC Milan. Semua prediksi sudah memastikan Inter Milan bakal merebut scudetto musim ini. Hal tersebut berlaku sampai paruh musim Serie A.

Jika kita melihat perjalanan AS Roma dari awal musim sangatlah terseok-seok. Minim pemain bintang, minim pemain baru, skuad musim ini bisa dibilang sama dengan musim lalu, yang dengan mengenaskan finish diluar peringkat 4 liga Itali. Sempat menggebrak di awal musim dengan mengalahkan klub kecil Eropa dengan skor telak 7-1, Roma diprediksi akan meramaikan persaingan merebut scudetto Liga Italia musim ini. Tapi tak disangka-sangka, performa Roma sangat buruk sekali, seri dan kalah menjadi langganan AS Roma berminggu-minggu, sehingga Roma sering menjadi langganan papan tengah Serie A. Hantu cidera pun sangat sering mendatangi pemain As Roma, terutama El Capitano, Fransesco Totti, yang merupakan roh dari permainan Roma. Hal ini diperparah dengan keluarnya Allenatore Roma Luciano Spalletti yang sangat disayangkan oleh beberapa pihak. Penggantinya adalah Claudio “The Tinkerman” Ranieri yang track recordnya cukup lumayan bagus, pernah menangani Chelsea dan Juventus, dan dia juga penggemar AS Roma.

Era AS Roma di bawah The Tinkerman ternyata mulai menunjukkan hasil. Ditambah dengan masuknya pemain pinjaman veteran Italia, Luca Toni, membuat AS Roma mempunyai banyak alternatif serangan di depan. Semakin dewasanya Jeremy Menez, yang sering diprediksi the Next Zidane, membuat AS Roma mempunyai alternatif winger. John Risse yang kerap membantu serangan pun kerap menyumbangkan gol-golnya dengan sepakan khas kaki kirinya. Kemenangan demi kemenangan didapat oleh AS Roma, sampai waktu artikel ini dibuat, sejak Februari 2010, Roma adalah tim yang tak pernah kalah di Serie A. Tersingkir di Piala Eropa ternyata menguntungkan bagi AS Roma karena meningkatkan konsentrasi dalam perebutan scudetto dan coppa italia. Hal ini berujung dalam membaiknya posisi AS Roma dalam klasemen Serie A. Sampai saat ini, ada tiga tim yang diprediksikan akan merebut scudetto, AS Roma, AC Milan, dan Inter Milan.

image

Kemenangan AS Roma pada pertandingan melawan Inter Milan pada hari Minggu dini hari (28-3-2010) pun seolah menjadi bukti bahwa Roma tidak bisa dipandang sebelah mata dalam menjadi saingan Inter merebut scudetto musim ini. Ya menang, anda tidak salah baca. Tim pas-pas an seperti Roma bisa menang melawan tim bertabur bintang seperti Inter adalah seperti sebuah mimpi. Dua gol dari Danielle De Rossi, Future El Capitano, dan dari Luca Toni cukup untuk membungkam Inter Milan. Ironisnya, yang mencetak gol ke gawang Inter Milan adalah pemain Italia asli, seolah-olah mengingatkan Inter Milan-sebuah klub Italia- bahwa pemain Italia juga tidak kalah bagusnya dengan pemain Bintang dari negara lain (saya adalah tifosi Italia juga). Ironi yang lain, terdapat pemain pinjaman dari Inter Milan, Nicolass Burdisso-yang dipinjamkan ke AS Roma karena dianggap errorprone-bermain cukup solid dibelakang bersama Juan. Berikut adalah player rating dari goal.com

image image

 

Sebuah artikel yang cukup menarik saya temukan di situs goal.com yaitu mengenai Five Famous Scudetto Clashes From Recent Years. Intinya adalah 5 pertandingan musim terakhir antara tim pesaing scudetto yang secara “kebetulan” pemenang dalam pertandingan itu keluar sebagai pemenang scudetto musim tersebut. Musim ini, AS Roma melawan AC Milan sempat kalah 1-2 di awal musim dan seri 0-0, melawan Inter Milan sempat seri di awal musim dan menang 2-1. Apakah AS Roma mampu melanjutkan sejarah seperti pada artikel di goal.com tersebut? Apakah AS Roma mampu mewujudkan mimpi untuk merebut scudetto dari tangan Inter? Prediksi saya AS Roma akan terus melaju karena pertandingan tersisa dari AS Roma hanyalah melawan tim-tim kelas dua Serie A, exceptional : Sampdoria. Tapi itu diatas kertas, untuk di atas lapangan, mari kita bersabar  menunggu saja dalam 7 pertandingan terakhir Liga Italia…

 

image

FORZA AS ROMA!!

a

Pages

Top Clicks

  • None

Blog Stats

  • 35,433 hits

 

January 2012
M T W T F S S
« Oct    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Flickr Photos

Big Sky Country

McWay Cove

Aurora Borealis- shapes and colors

More Photos
Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.

Tags

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.